PMR Madya Unit MTsN 4 Tulungagung Sukses Ikuti Latihan Gabungan PMR Se-Kabupaten Tulungagung 2025
Tulungagung (Mats@4ta) --- Anggota PMR Madya unit MTsN 4 Tulungagung berpartisipasi dalam kegiatan "Latihan Gabungan PMR Tingkat Madya dan Wira Se-Kabupaten Tulungagung Tahun 2025" yang diselenggarakan pada hari Minggu, 9 November 2025. Acara ini bertempat di UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung tepatnya di Gedung Arif Mustakim, dan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ilmu kepalangmerahan sesuai kurikulum PMI, mengimplementasikan Tri Bakti PMR, serta menjadi wadah komunikasi antar anggota PMR, pembina, fasilitator, staf, dan pengurus PMI Kabupaten Tulungagung. MTsN 4 Tulungagung mengirimkan 12 anggota PMR Madya dari kelas VII dan VIII, didampingi 3 official dari kelas IX dan 1 Fasilitator/Pendamping.
Kegiatan Latihan Gabungan (Latgab) ini berhasil digelar oleh KSR PMI Unit UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung dan mengangkat tema "Jalinan Aksi Wasana Rama (JAWARA)". Latgab ini dikemas dalam dua bentuk kegiatan utama, yaitu: Bidang Travelling (Youth Station): Meliputi tujuh materi pokok PMR yang disampaikan dengan metode pendidikan sebaya (peer educator) dan didahului tes tulis, pembuatan media presentasi, dan diskusi tim. Materi tersebut meliputi Gerakan Kepalangmerahan, Kepemimpinan, Pertolongan Pertama, Sanitasi Kesehatan, Kesehatan Remaja, Kesiapsiagaan Bencana, dan Donor Darah Sukarela. Bidang Non-Travelling: Mencakup Simulasi Pertolongan Pertama, Media Sosial (pembuatan vlog dokumentasi kegiatan), dan Sosialisasi Penggunaan Lambang Palang Merah.
Anggota PMR Madya MTsN 4 Tulungagung bersama peserta dari 22 unit PMR Madya lainnya di Tulungagung, berkesempatan menerapkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam bidang-bidang tersebut.
Mereka terlihat penuh semangat dan sangat antusias.
Dengan terlaksananya Latgab ini, diharapkan kualitas dan pengetahuan anggota PMR di Kabupaten Tulungagung semakin terasah, menjadikan mereka agen perubahan yang siap siaga dalam aksi kemanusiaan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.