Pelatihan Deteksi Dini, Intervensi Bullying dan Bimbingan Remaja Usia Sekolah ( BRUS ): MTsN 4 Tulungagung bertekad menumbuhkan karakter peserta didik berakhlak mulia

Oleh Hasanah | 06 January 2026 | Kategori: Humas

Gambar Utama Berita

Tulungagung (Mats@4ta) --- Pada hari Selasa, 14 Oktober 2025, MTsN 4 Tulungagung menjadi tuan rumah kegiatan bertajuk "Pelatihan Deteksi Dini dan Intervensi Bullying: Peningkatan Kapasitas Satgas Anti-Bullying dalam Pencegahan dan Penanganan Perundungan di Lingkungan Pendidikan." Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama antara MTsN 4 Tulungagung, Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung, dan KUA Kecamatan Bandung dalam program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) Angkatan 3. Tujuannya adalah meningkatkan kesadaran dan kemampuan seluruh elemen sekolah dalam mencegah serta menangani kasus perundungan.

Kegiatan ini diikuti oleh 50 siswa perwakilan dari setiap kelas, wali kelas, guru bimbingan konseling (BK), kepala madrasah, serta staf pimpinan MTsN 4 Tulungagung. Para peserta mendapatkan pembekalan mengenai jenis-jenis perundungan, dampak psikologis bagi korban dan pelaku, serta strategi efektif dalam melakukan intervensi dini terhadap potensi kasus bullying di lingkungan sekolah. Dengan pendekatan yang interaktif dan dialogis, peserta dilibatkan dalam simulasi kasus dan diskusi kelompok untuk memperkuat pemahaman.

Narasumber utama berasal dari Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung yang memberikan materi tentang pendekatan keagamaan dalam membentuk karakter pelajar yang santun, toleran, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Sementara dari KUA Kecamatan Bandung turut memberikan perspektif edukatif mengenai pentingnya lingkungan sekolah yang ramah anak dan berlandaskan nilai moral keislaman. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan menjadi model penanganan bullying yang berkelanjutan dan menyeluruh.

Selain pemberian materi, kegiatan juga menitikberatkan pada pembentukan dan penguatan Satgas Anti-Bullying yang terdiri dari siswa, guru, dan tenaga kependidikan. Satgas ini nantinya akan menjadi garda terdepan dalam upaya deteksi dini, penanganan kasus, dan pelaporan tindakan perundungan di lingkungan madrasah. Dengan pelatihan ini, diharapkan setiap anggota satgas mampu menjalankan tugasnya dengan sigap dan profesional, serta menjadi agen perubahan dalam menciptakan suasana belajar yang aman dan nyaman.

Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama seluruh peserta untuk menciptakan madrasah yang bebas dari perundungan. Kepala MTsN 4 Tulungagung Laili Nikmah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dan berharap kegiatan ini dapat menjadi titik awal terbentuknya budaya anti-bullying di lingkungan pendidikan. Melalui program BRUS dan sinergi dengan Kementerian Agama, MTsN 4 Tulungagung bertekad terus menumbuhkan karakter peserta didik yang berakhlak mulia dan peduli terhadap sesama.

Artikel Terkait

Artikel Terkait 1

Jalan Sehat Kerukunan, Senam…

Hasanah | 06 Jan 2026

Artikel Terkait 1

Dari Madrasah untuk Umat:…

Hasanah | 06 Jan 2026